Proses Cepat dan Mudah

Kamis, 13 April 2017

Tanggung Jawab Sosial

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

CSR telah tertanam dalam budaya kami dan kami berusaha memberi kembali kepada warga, komunitas dan masyarakat kami secara lebih berarti.

Program CSR BFI berfokus pada bidang-bidang sebagai berikut:
  1. Lingkungan;
  2. Praktik Ketenagakerjaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja;
  3. Pengembangan Sosial dan Kemasyarakatan, yang terbagi menjadi:
    • Pendidikan;
    • Kesehatan;
    • Keagamaan;
    • Donasi Umum; dan
  4. Tanggung Jawab kepada Konsumen.

Sistem Pengadaan

Sistem Pengadaan

Transparansi Sistem Pengadaan Barang Dan Jasa

Prinsip dan Kebijakan
Perusahaan memiliki prosedur dan tata cara pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan secara cepat dan transparan, dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik tanpa adanya benturan kepentingan dalam prosesnya. Dalam pelaksanaannya, Perusahaan senantiasa menghormati prinsip kejujuran dan kemandirian kepada pihak-pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan barang dan jasa. Prosedur tersebut juga dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata nilai Perusahaan yang menjunjung tinggi kinerja, karakter dan semangat bekerja.
Prosedur dan Tata Cara Pengadaan
Optimalisasi proses pengadaan barang dan jasa dilakukan sebagai upaya efisiensi dan efektivitas bisnis dengan tetap menunjang kegiatan operasional yang berkualitas dan terjamin di bawah Unit Manajemen Logistik dan Aset dari Perusahaan. Unit ini bertanggung jawab dan memiliki kewenangan penuh dalam prosedur dan tata cara pengadaan barang dan jasa.
Proses tersebut dimulai dengan rencana pengadaan, proses pengadaan, penerimaan dan penyimpanan, serta pemakaian, penggunaan, dan manajemen aset oleh unit kerja terkait kepada Unit Manajemen Logistik dan Aset guna mendapatkan persetujuan.
Sistem Pengadaan
Sistem Pengadaan dijalankan secara terbuka dan kompetitif dengan mengikutsertakan calon penyedia barang dan jasa yang memenuhi syarat berdasarkan kemampuan dan kinerja yang sesuai dengan kompetensi yang diperlukan. Selain melalui tahapan pengadaan barang dan jasa yang telah dijelaskan, Perusahaan juga menggunakan metode lain, seperti pelelangan, pemilihan langsung dan pembelian langsung.

Kebijakan Anti Korupsi

Kebijakan Antikorupsi

Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan BFI senantiasa menjunjung tinggi persaingan usaha yang adil, nilai sportivitas dan profesionalisme, serta prinsip-prinsip GCG. 
Perusahaan juga berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, menghindari tindakan, perilaku ataupun perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta selalu mengutamakan kepentingan Perusahaan di atas kepentingan pribadi, keluarga, kelompok ataupun golongan.
BFI juga senantiasa memperhatikan kebijakan tentang antikorupsi seperti yang tertulis dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta melakukan pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) secara konsisten yang berkaitan dengan pelanggan yang bermasalah dengan rekomendasi dari Departemen Hukum dan Litigasi.

Sistem Pelaporan Pelanggaran

Sistem Pelaporan Pelanggaran

MEKANISME PENYAMPAIAN DAN PIHAK YANG MENGELOLA LAPORAN PELANGGARAN

BFI telah membentuk dan mengimplementasikan sistem pelaporan pelanggaran berdasarkan Peraturan Perusahaan No. SOP/031 tanggal 22 Maret 2013. Dalam peraturan tersebut, setiap individu di lingkungan Perusahaan dapat mengajukan keluhan dan/atau  laporan tentang  penipuan dan/atau pelanggaran atas tata tertib Perusahaan, Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan, dan mengirimkan surat elektronik (e-mail) ke: fraud_investigator@bfi.co.id atau melalui sarana komunikasi lainnya seperti pesan singkat (short message service/SMS) ke nomor 081212135755, atau melalui surat ke alamat kantor pusat BFI di BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan, 15322, dan ditujukan kepada Departemen Audit Internal.
Seluruh keluhan dan/atau laporan yang masuk akan dianalisa dan tindak lanjut yang diperlukan akan dibuat dengan melibatkan Departemen Audit Internal dan Divisi Risiko Perusahaan. Keamanan dan kerahasiaan pelapor yang mengirimkan keluhan dan laporan akan dilindungi.

PERLINDUNGAN PELAPOR DAN PENANGANAN LAPORAN PELANGGARAN

Perusahaan menjamin keamanan dan kerahasiaan dari pelapor. 

TINDAK LANJUT LAPORAN PELANGGARAN

Jika hasil pemeriksaan valid, maka yang akan dilakukan terhadap pelaku kecurangan adalah akan diberikan sanksi sesuai dengan SK yang berlaku.

Manajemen Resiko

Manajemen Risiko

MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

Manajemen Risiko Perusahaan merupakan proses dalam merencanakan, mengatur, mengendalikan, dan memantau kegiatan Perusahaan untuk mengurangi risiko yang dapat berdampak pada kondisi pengelolaan permodalan dan pendapatan Perusahaan. Manajemen Risiko dalam Perusahaan mencakup risiko kredit, keuangan (likuiditas dan pendanaan), operasional, hukum dan peraturan, strategis/bisnis, dan risiko-risiko lain yang dihadapi Perusahaan dalam kegiatan sehari-hari.
BFI menerapkan pendekatan manajemen risiko yang holistik ini untuk mengelola risiko yang dihadapi dan potensi dampaknya terhadap kinerja keuangan. Pengendalian terhadap risiko dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko utama yang dihadapi Perusahaan, menyusun strategi dan pengendalian mitigasi untuk mengelola risiko, serta mengukur tingkat risiko lanjutan setelah pengendalian risiko dilakukan.
Dengan penerapan sistem manajemen risiko yang komprehensif, memungkinkan Perusahaan secara efektif mengelola paparan risiko sehingga dapat memperkirakan portofolio risiko dan melakukan tindakan-tindakan preventif dan memaksimalkan pencapaian laba.

SISTEM MANAJEMEN RISIKO

Dengan semakin meningkatnya persaingan usaha, praktik manajemen risiko yang baik, terukur, dan terdokumentasi menjadi pilar utama dalam setiap proses pengambilan keputusan. Perusahaan beroperasi dalam lingkungan yang sangat dinamis ditandai dengan adanya kompetisi yang ketat, demografis pelanggan yang terus berkembang, kondisi peraturan perundang-undangan yang terus berubah dan iklim makroekonomi yang terus menantang. Manajemen senior bertanggung jawab  untuk mengendalikan secara efektif risiko-risiko yang dihadapi oleh Perusahaan untuk memperkirakan potensi risiko serta melaksanakan tindakan pencegahan. Hal ini memberikan kepastian terhadap pertumbuhan laba yang stabil dan sehat. 
Pedoman Kerangka Kerja Perusahaan dalam sistem manajemen risiko adalah berdasarkan pendekatan Tiga Lini Pertahanan (Three Lines of Defense) yang terdiri dari fungsi pengawasan, pengendalian, serta pengelolaan.
Lini Pertahanan Pertama
Unit-unit bisnis dan operasional bertindak sebagai lini pertahanan pertama dan bertanggung  jawab dalam mengidentifikasi, menilai, mengawasi dan menanggulangi risiko. Tanggung jawab utama adalah untuk mengelola eksposur risiko secara harian, sesuai dengan target pasar, kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan.
Lini Pertahanan Kedua  
Divisi Manajemen Risiko Perusahaan, Departemen Kontrol Keuangan, dan Departemen Hukum dan Litigasi adalah unit-unit utama dalam lapis pertahanan kedua melalui fungsi pengawasan independen. Divisi Manajemen Risiko Perusahaan bertanggung  jawab untuk melakukan kajian dan persetujuan atas strategi dan tingkat risiko yang dapat diterima, dan bekerja sama dengan unit-unit bisnis dan operasional untuk memastikan bahwa risiko yang dihadapi Perusahaan dapat diidentifikasi, diukur, dan dikelola dalam batasan-batasan yang telah ditetapkan.
Departemen Hukum dan Litigasi mengelola risiko kepatuhan secara hukum dan bertanggung  jawab untuk memastikan bahwa peraturan-peraturan yang berlaku telah disebarluaskan dan dipatuhi oleh seluruh unit terkait.
Lini Pertahanan Ketiga
Departemen Audit Internal melakukan pengujian dan audit secara independen terhadap proses-proses yang dijalankan oleh unit-unit bisnis dan operasional. Pemeriksaan ini untuk memastikan bahwa unit-unit tersebut melakukan peran dan tanggung jawabnya sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan.
Struktur Manajemen Risiko Perusahaan

Anggaran Dasar

Anggaran Dasar

PT BFI Finance Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia pada tanggal 7 April 1982 berdasarkan Akta notaris No. 57 yang dibuat dihadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman (sekarang Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28 Oktober 1982 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No. 1390. Berdasarkan Akta yang dibuat dihadapan Inge Hendarmin, S.H., Notaris di Jakarta tanggal 14 Agustus 1986, nama Perusahaan diubah dari PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia menjadi PT Bunas Finance Indonesia Tbk, perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-9677.HT.01.04.TH.86 tanggal 7 Oktober 1986 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 94 tanggal 25 Nopember 1986, Tambahan No. 1451. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, salah satunya berdasarkan Akta No. 116 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta tanggal 27 Juni 2001, sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan dari PT Bunas Finance Indonesia Tbk menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk. Perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-03668.HT.01. 04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 35 tanggal 30 April 2002, Tambahan No. 4195. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan dengan Akta No. 10 tanggal 20 Juni 2016 yang dibuat dihadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Tangerang, mengenai persetujuan penerbitan saham hasil pelaksanaan Management & Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap II untuk periode sampai dengan tanggal 30 Juni 2016. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0061069 tanggal 27 Juni 2016. Perubahan ini masih dalam proses untuk diumumkan dalam Lembaran Berita Negara.
Anggaran Dasar PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk

Personel BFI

Pendahuluan

BFI Finance selalu menyambut anggota baru untuk melanjutkan ekspansi dan pertumbuhan bisnis.
Saat Anda bergabung dengan BFI Finance, Anda bergabung dalam sebuah lingkungan kerja yang dinamis, dengan kesempatan yang besar untuk tumbuh dan mengembangkan potensi dan kompetensi diri Anda. Anda juga menjadi bagian dari keluarga BFI yang tersebar di lebih dari 300 kantor di seluruh Indonesia, dari propinsi Sumatera Utara hingga Papua.
Sebagai bagian dari keluarga BFI, kesejahteraan Anda menjadi prioritas utama Perusahaan, bersama karyawan kami yang menjalani kepemimpinan, manajerial, pengembangan diri, pelatihan keterampilan teknis dan non-teknis dan pengembangan.
GREAT sebagai nilai-nilai Perusahaan ditegakkan oleh karyawan di seluruh organisasi, dan merupakan dasar untuk dedikasi Perusahaan pada pertumbuhan dan perkembangan setiap karyawan. Terdapat banyak kesempatan yang tersedia untuk Anda jika Anda siap menerima tantangan untuk tumbuh sebagai bagian dari keluarga BFI.

Penghargaan dan Pencapaian

Penghargaan dan Pencapaian

Tahun 2016 :
  • Penghargaan Lifetime Achievement in Multifinance Industry 2015 oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) untuk Bapak Francis Lay Sioe Ho, Presiden Direktur BFI, dalam acara “Pertemuan Anggota dan Apresiasi APPI 2015”
  • Penghargaan Market Conduct 2015 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang Telah Melaksanakan Prinsip-Prinsip Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan Berdasarkan Self Assessment Tahun 2015
  • Penghargaan Infobank Digital Brand Awards 2016 oleh majalah Infobank berdasarkan hasil survei Infobank bersama Isentia Research selama 2015
  • Penghargaan Investor Awards 2016 sebagai Emiten Terbaik 2016 untuk Sektor Multifinance oleh majalah Investor
  • Penghargaan Corporate Image Award 2016 dari Frontier Consulting Group berkolaborasi dengan majalah TEMPO dan MARKETING untuk “The Best in Building and Managing Corporate Image” kategori Heavy Equipment Leasing (Sewa Pembiayaan Alat Berat) berdasarkan hasil survei Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) 2016
  • Penghargaan Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2016 oleh Brand Finance dan majalah SWA
  • Penghargaan Indonesia Human Capital Study (IHCS) 2016 oleh Dunamis Human Capital dan majalah BusinessNews Indonesia dalam kategori The Best of Human Capital Initiatives (The Best Recruitment System Initiative)
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2015 dan Peringkat Pertama kategori “Perusahaan Pembiayaan Beraset Rp10 triliun ke atas” oleh majalah Infobank
  • Tropi Emas untuk Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Selama Lima Tahun Berturut-turut (2011-2015) oleh majalah Infobank
  • Penghargaan untuk Bapak Francis Lay Sioe Ho, Presiden Direktur dan CEO BFI, sebagai salah satu Finalis “CNBC 15th Asia Business Leaders Awards (ABLA) 2016” dari CNBC Asia
  • Penghargaan “Warta Ekonomi Indonesia Multifinance Consumer Choice Award 2016” sebagai Perusahaan Pembiayaan dengan Kinerja Keuangan Terbaik (Best Financial Performance) untuk Kategori Aset di atas Rp5 Triliun oleh majalah Warta Ekonomi
  • Penghargaan “Best Employer Award 2016” Kategori Financial Institution sebagai  “The 2nd Best Company of Active Contribution for Telkom University Graduates Placement” oleh Telkom University Bandung
  • Penghargaan sebagai Nominator “Sustainable Finance Award (SFA) 2016” Kategori Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) – Lembaga Jasa Keuangan Lainnya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)


Tahun 2015 :
  • Penghargaan Corporate Image Award 2015 dari Frontier Consulting Group berkolaborasi dengan majalah TEMPO untuk “The Best in Building and Managing Corporate Image” kategori Heavy Equipment Leasing (Sewa Pembiayaan Alat Berat), berdasarkan hasil survei Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) 2015
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2014 dan Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik oleh majalah Infobank


Tahun 2014 :
  • Penghargaan Corporate Image Award 2014 dari Frontier Consulting Group berkolaborasi dengan majalah TEMPO dan majalah MARKETING untuk “The Best in Building and Managing Corporate Image” kategori Heavy Equipment Leasing (Sewa Pembiayaan Alat Berat), berdasarkan hasil survei Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) 2014
  • Penghargaan “Maju Berkat Kredit” dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) berdasarkan kinerja Perusahaan dalam membantu pelanggannya meraih kesuksesan berkat fasilitas pembiayaan dari BFI
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2013 dan Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik oleh majalah Infobank
  • Tropi Emas untuk Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Selama Lima Tahun Berturut-turut (2009-2013) dari majalah Infobank
  • Penghargaan “Investor Awards Best Listed Companies 2014” dari majalah Investor sebagai salah satu Emiten Terbaik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kinerja sepanjang tahun 2013 hingga triwulan pertama 2014


Tahun 2013 :
  • Penghargaan Corporate Image Award 2013 dari majalah Bloomberg Businessweek dan Frontier Consulting Group untuk “The Best in Building and Managing Corporate Image” kategori Heavy Equipment Leasing (Sewa Pembiayaan Alat Berat), berdasarkan hasil survei Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) 2013
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2012 dan Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik oleh majalah Infobank
  • Tropi Emas untuk Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Selama Lima Tahun Berturut-turut (2008-2012) dari majalah Infobank
  • Penghargaan Rekor Bisnis (ReBi) 2013 dari Tera Foundation, Harian Seputar Indonesia dan didukung oleh Frontier Consulting Group sebagai “Perusahaan Multifinance dengan Layanan ‘One Stop Service’ Telecenter Terlengkap di Indonesia”
  • Penghargaan Tokoh Finansial Indonesia 2013 dari majalah Investor yang diberikan kepada Bapak Francis Lay Sioe Ho, Presiden Direktur BFI, yang mendapatkan nominasi sebagai “Top Executive of Multifinance Company”


Tahun 2012 :
  • Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik Tahun 2011 oleh majalah Investor 
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2011 dan Perusahaan Multifinance Terbaik oleh majalah Infobank
  • Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik Tahun 2011 oleh majalah Investor


Tahun 2011 :
  • Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik Tahun 2010 oleh majalah Investor
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2010 dan Perusahaan Multifinance Terbaik oleh majalah InfoBank
  • Tropi Emas untuk Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Selama Lima Tahun Berturut-turut (2006-2010) dari majalah Infobank
  • Perusahaan Pembiayaan Terbaik 2011 kategori aset di atas Rp500 miliar oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)   
  • Peringkat Sepuluh Besar “Top 40 A-List Perusahaan Terbuka” dan meraih penghargaan “Best of the Best Awards 2011” dari majalah Forbes Indonesia


Tahun 2010 :
  • Peringkat Sepuluh Besar Perusahaan Multifinance Terbaik Tahun 2010 oleh majalah Investor (kategori aset di atas Rp2 triliun sampai 5 triliun)
  • Penerbit Obligasi Terbaik 2010 kategori Emiten Obligasi Keuangan Pendatang Baru, penerbit Obligasi BFI Finance Indonesia II Tahun 2009 Seri C, oleh majalah Investor
  • Salah satu dari 50 Perusahaan Emiten Terbaik dalam Penerapan Tata Kelola Korporasi yang Baik (GCG) yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) bekerja sama dengan majalah Investor dalam The 2nd Annual IICD Corporate Governance Award
  • Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Tahun 2009 oleh majalah Infobank
  • Tropi Emas untuk Perusahaan Multifinance dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus Selama Lima Tahun Berturut-turut (2005-2009) dari majalah Infobank
  • Perusahaan Pembiayaan Terbaik 2010 kategori aset di atas Rp500 miliar oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)
  • Penghargaan 2011 Indonesian Human Capital Study (IHCS) dari Dunamis Human Capital dan majalah Business Review dalam dua kategori: The Best for Human Capital Initiative Employee Self Service dan The Best for CEO Commitment

Direksi

Direksi

Francis Lay Sioe Ho
Presiden Direktur
Sudjono
Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi
Sutadi
Direktur Pembiayaan Ritel
Sigit Hendra Gunawan
Direktur Risiko Perusahaan
Cornellius Henry Kho*
Penasehat Presiden Direktur

Dewan Komisaris

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris
Komisaris Independen
Komisaris Independen
Komisaris Independen

Pemegang Saham

Pemegang Saham

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us:bfi.finannce.official@gmail.com

Our Team Memebers